Wednesday, January 18, 2012

Galau! Berada di Area Abu-abu

Sudah satu minggu ini hatiku galau ga karu-karuan. Bagaimana tidak? Kini saya berada di sebuah titik di mana diapit oleh dua titik yang saling berseberangan. Mengikuti perkataan hati nurani pun sangat sulit pada kondisi ini. Di satu sisi saya ingin, di sisi yang lain, itu dosa. Ya, saya berada di daerah abu-abu.

Daerah Hitam

Sisi hitam yang menarikku adalah saya kini jatuh cinta pada seorang yang salah. Pemuda itu berusia tiga puluhan, masih keren dan ganteng. Ketika pertama saya bertemu dengan dia, wow, rasanya saya begitu mengidolakan dia. Di usianya yang tiga puluhan dia masih terlihat bening, jantan, dengan otot-otot badannya yang terpahat indah, ganteng dan sangat gentleman. Saya sangat mengidolakan dia.

Dan beberapa minggu ini yang saya rasakan adalah suatu keanehan yang sangat menyenangkan. Saya merasakan pemuda ini sedang pdkt denganku. Ya, suatu cara yang dilakukan oleh seorang pria ketika mendekati pasangannya. Dia mulai bb aku setiap hari empat kali hanya menanyakan "Sedang apa?" atau "Lagi di mana?". Dan kalau tidak dijawab, dia seringkali marah. Mulanya saya pun menanggapinya dengan biasa. Karena pemuda itu terpaut usianya jauh di atasku, saya pun menghormatinya dengan membalasnya.

Tapi keanehan yang lain, dia pernah "bocor mulut" dengan mengatakan fantasi seks nya terhadap aku. Seringkali (kalau bukan setiap kali) bb dia selalu diakhiri dengan emoticon hug atau kiss kepadaku. Omg! Bayangkan bila seorang idolamu sedang pdkt denganmu. Seseorang yang mempunyai kepribadian yang baik, gentleman, dengan wajah yang rupawan, fisik yang sixpack sedang mendekatimu! Omg! Hard to resist!

Dan saya kira saya pun jatuh cinta padanya. Akan tetapi...

Daerah Putih

Saya tak boleh mencintainya. Tidak sekalipun tidak boleh! Tidak boleh! Tidak boleh! Sekali-sekali tidak!

Karena ia sudah berkeluarga! Ia sudah mempunyai seorang istri yang cantik dengan anak-anaknya yang lucu-lucu. Ia sudah menikah secara hukum!

Dan apabila hubungan gelap ini saya teruskan, artinya dia menjadikanku sebagai selingkuhannya!

Saya juga merupakan seorang pelayan di gereja Tuhan. Sebagai seorang hamba yang mengerti firmanNya, sungguh tidak dibenarkan (dengan alasan apapun) untuk menjalani sebuah hubungan yang haram dan tidak benar. Ini adalah zinah, dan zinah adalah sangat salah dalam agama apapun.

Hati kecil saya terus menjerit, meronta-ronta dan menarik diriku. "Tidak! Kamu tidak boleh meneruskan hubungan ini!" Saya adalah seorang yang mengenal firman Tuhan. Meski bukan pendeta, saya tau itu salah. Dan itulah mengapa hatiku terus menjerit dan meronta-ronta. Tidak! Lepaskan aku dari dia ya Tuhan! Tolong aku! Tolong! Jauhkan hidupku dari dosa! Biarlah kehendakMu dalam hidupku!

Daerah Abu-abu

Dan sekarang inilah diriku.. berdiri di daerah abu-abu antara benar dan salah, antara cinta dan kebenaran, antara hitam dan putih. Apakah jalan yang harus kutempuh? Benar-benar susah membuat diriku seringkali kehilangan konsentrasi dalam bekerja. Aku mencintainya! Tidak boleh! Itu zinah!

Dan akhirnya.. aku harus memilih salah satu...